Tampilkan postingan dengan label BURUNG ANIS MERAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BURUNG ANIS MERAH. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 November 2010

SANG PEMABUK , BURUNG ANIS MERAH / PUNGLOR

Anis merah (AM) harus diakui merupakan salah satu burung primadona. Tak mengherankan kalau burung ini sangat banyak penggemarnya. Konon, merawat AM merupakan pekerjaan yang melahkan. Tentunya itu berlaku untuk penghobi yang baru saja terjun ke dunia kicauan, atau penghobi lama tetapi belum secara intens memelihara anis merah.
Padahal, menurut sebagian penghobi yang telah lama berkutat dengan AM, burung ini cukup mudah penanganannya. Tentu saja jika kita telah mengetahui dan memahami karakter atau sifat dasar dari burung tersebut. Apa karakter dasar anis merah?
Berikut ini saya sampaikan tips dari Om Ivan Smartmastering (smartmastering.com), yang semoga bisa menjadi masukan untuk penggemar anis merah.
KARAKTER DASAR AM
  1. Sensitif dan perlu waktu untuk bisa beradaptasi terhadap perubahan fisik dan psikis. Perlakuan kasar serta perubahan ornamen pada kandang misalnya, atau perubahan suasana lingkungan yang drastis, bisa membuat anis merah stres.
  2. Pembosan dan selalu butuh suasana baru. Apabila berada di satu tempat dengan waktu yang relatif lama, maka burung ini menjadi malas untuk berkicau lagi. Cobalah secara berkala selalu memindahkan tempat gantangannya. Misalnya: Selama ini digantang di depan rumah, kemudian digantang di samping rumah. Ini merupakan salah satu misteri pada burung tersebut.
  3. Birahi yang cenderung mudah naik. Burung anis merah sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (Extra Fooding) yang berlebihan (over), penjemuran yang berlebih dan melihat burung anis merah lain, dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.
  4. Sangat manja. Hampir rata-rata burung anis merah tidak akan mau bunyi dan tidak akan mau teler apabila ia melihat orang yang sehari-hari merawatnya. Karena burung tersebut secara psikologis telah menganggap perawat atau pemiliknya sebagai pasangan. Aneh memang, tapi itulah kenyataannya. Biasanya pada waktu kontes atau lomba pada burung kelas anis merah, joki yang menggantang burung dan joki lapangan adalah orang yang tidak pernah berhubungan atau terlibat dalam perawatan harian pada burung tersebut.
  5. Mudah jinak. Karena sifat manjanya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada perawat atau pemiliknya.
PEMILIHAN ANIS MERAH YANG BAIK
Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung anis merah.
  1. Berkelamin jantan, ciri-ciri burung anis merah berjenis kelamin jantan dapat dilihat dari postur tubuh yang panjang serasi, ekor lebih panjang, tulang belakang dan supit kecil rapat, warna bulu lebih tegas, paruh berwarna lebih gelap, warna bulu di bawah paruh bagian bawah lebih pudar, mata besar melotot, bentuk kepala lebih besar dan bergerak lincah.
  2. Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan burung anis merah yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
  3. Postur badan, pilihlah bahan anis merah yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
  4. Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
  5. Lincah dan dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
  6. Berdiri pada posisi kepala mendangak 45 derajat. Boleh percaya boleh tidak, apabila anda mendapatkan bahan yang seperti ini, dijamin umur 7 bulan sudah ngerol dan mulai teler.
MAKANAN YANG SESUAI UNTUK ANIS MERAH
  1. Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung anis merah. Voer harus selalu tersedia didalam cepuknya. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap dua hari sekali.
  2. Buah Segar, burung ini sangat menyukai buah Pepaya, Pisang Kepok Putih, Apel, Pir, Tomat dan beberapa buah lainnya. Sebaiknya perbanyak pemberian buah Pepaya, karena buah Pepaya mengandung vitamin C yang tinggi sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Di samping itu, buah Pepaya sangat mudah dicerna dan sangat cocok dengan sistem metabolisme rata-rata burung pemakan buah.
  3. EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik buat burung anis merah yaitu: Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Cacing, Ulat Hongkong, Ulat Bambu, Kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberiannya EF tersebut.
PERAWATAN DAN STELAN HARIAN
Perawatan harian untuk burung anis merah relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.
Berikut ini Pola Perawatan harian dan Stelan Harian untuk burung anis merah:
  1. Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).
  2. Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Voer, Air Minum dan buah segar.
  3. Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memberikan Jangkrik secara langsung pada burung.
  4. Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis. Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
  5. Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat dimaster dengan suara master atau burung-burung master.
  6. Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali di teras, boleh dimandikan bila perlu.
  7. Berikan Jangkrik 1 ekor pada cepuk EF.
  8. Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara master selama masa istirahat sampai pagi harinya.
PENTING
  1. Kroto segar diberikan 1 sendok teh maksimal 2x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi dan hari Kamis pagi.
  2. Pemberian Cacing diberikan 2 ekor 1x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi.
  3. Buah Segar diberikan rutin setiap hari, dengan format: Hari Senin sampai hari Kamis berikan buah Pepaya, hari Jum’at dan hari Sabtu berikan Apel atau Pisang atau buah lainnya.
  4. Berikan multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.
PENANGANAN APABILA KONDISI OVER BIRAHI
  1. Pangkas porsi Jangkrik menjadi 1 pagi dan 1 sore
  2. Lakukan pengembunan (jam 05.30-06.00)
  3. Berikan Cacing 1 ekor 2x seminggu
  4. Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore
  5. Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja
  6. Burung sebaiknya diisolasi, jangan melihat dan mendengar suara burung anis merah lain dahulu untuk sementara waktu.
PENANGANAN APABILA KONDISINYA DROP
  1. Tingkatkan porsi pemberian Jangkrik menjadi 3 pagi dan 3 sore
  2. Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi 3x seminggu
  3. Tingkatkan porsi pemberian Cacing menjadi 2 ekor 3x seminggu
  4. Mandi dibuat 2 hari sekali saja
  5. Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung anis merah lain dahulu
  6. Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari
PERAWATAN DAN STELAN UNTUK LOMBA
Perawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung anis merah:
  1. H-3 sebelum lomba, jangkrik bisa dinaikkan menjadi 2 ekor pagi dan 2 ekor sore.
  2. H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.
  3. 1 Jam sebelum di gantang lomba, burung di mandikan dan berikan Jangkrik 1 ekor saja.
  4. Apabila burung akan turun lomba kembali, berikan Jangkrik 1 ekor lagi.
PENTING
Jangan memberikan Ulat Hongkong dalam menggenjot birahi pada burung anis merah. karena dapat membuat birahi burung tersebut menjadi sangat meningkat dan menjadi tidak stabil.
Sebaiknya, joki lapangan adalah orang yang tidak pernah terlibat didalam perawatan harian pada burung anis merah tersebut.
PERAWATAN DAN STELAN PASCA LOMBA
Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan pasca Lomba untuk burung anis merah:
  1. Porsi EF dikembalikan ke stelan harian.
  2. Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 setelah Lomba.
  3. Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.
PERAWATAN DAN STELAN PADA MASA MABUNG
Mabung (moulting) atau rontok bulu merupakan siklus alamiah pada keluarga burung. Perawatan burung pada masa mabung adalah menjadi hal yang sangat penting, karena apabila perawatan yang salah pada masa ini akan membuat burung menjadi rusak.
Pada masa mabung ini, metabolisme tubuh burung meningkat hampir 40% dari kondisi normal. Oleh karena itu, burung butuh asupan nutrisi yang berkualitas baik dengan porsi lebih besar dari kondisi normal. Hindari mempertemukan burung dengan burung sejenis, karena akan membuat proses mabung menjadi terganggu. Dampak dari ini adalah ketidakseimbangan hormon pada tubuh burung. Proses mabung juga berhubungan dengan hormon reproduksi.
Berikut ini Pola Perawatan masa mabung:
  1. Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
  2. Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari.
  3. Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: stelan jangkrik dibuat 4 ekor pagi dan 4 ekor sore, Kroto 1 sendok makan setiap pagi dan Cacing 2 ekor 3x seminggu.
  4. Berikan Multivitamin yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu.
  5. Perbanyak pemberian buah pepaya, karena buah pepaya sangat mudah dicerna sehingga melancarkan proses metabolisme tubuh burung. Disamping itu buah Pepaya banyak mengandung banyak vitamin C yang akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh burung.
  6. Lakukan pemasteran. Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master.

Senin, 01 November 2010

BURUNG ANIS

Anda seorang "mania" burung kicau? Atau minimal pernah ke pasar maupun kios-kios burung sekadar bertanya-tanya? Cobalah tanya harga burung kecil mungil yang bulu dadanya merah. Itu dia burung anis merah. Jika anda baru mengerti tentang harga burung itu, jangan lekas memberi komentar tentang harga yang ditawarkan. Anda boleh terkejut, tetapi tidak perlu bersuara. Cukup nyengir dan membatin: mahal sekali! Lain halnya jika Anda telah mengetahui/paham tentang aneka burung kicau, harga yang ditawarkan tadi perlu diuji kepada si burung; sesuai tidak dengan harganya?

Tentang bagus, agak bagus, kurang bagus, dan jelek pada suara burung itu sangatlah relatif. Artinya, setiap orang mempunyai penilaian yang berbeda tentang suara burung. Tetapi perbedaan dan kesamaan dari masing-masing tadi bersatu, jadilah sebagian besar atau sebagian kecil. Terhadap kicauan burung anis merah, dapat dipastikan sebagian besar kita memberi penilaian bagus. Jadi, jika hingga saat ini Anda belum kenal apalagi mendengar kicauan burung anis, berarti Anda tertinggal ihwal "gaul" dengan burung. Jika sudah tahu burungnya, melihat dan mendengar kicaunya, dan memahami kemahalan harganya, berarti Anda mengikuti perkembangan "burungisasi" yang telah berjalan puluhan tahun terakhir.

Khas Kicaunya : Teler

Tidak hanya orang yang bisa teler akibat obat berbahaya atau minuman beralkohol, burung pun bisa teler saat berkicau dengan jangka waktu tertentu. Dan predikat "teler" ini juga hanya burung anis. Burung-burung lain- meskipun berkicau berjam-jam- tidak pernah bisa teler seperti burung anis. Penggambaran sekilas saat burung anis sedang teler; berdiri tegak, ekor ke bawah tegak lurus, dada membusung ke depan, kepala menggoleng-goleng sambil terus berbunyi. Persis seperti orang yang berjoget atau orang teler itu. Bedanya dengan orang teler; jika orang itu merugikan dan keadaan sakit, maka burung anis teler justru mengagumkan dan indah dipandang dan dilihat.
Dari ciri khas kicau burung anis seperti ini, maka akhir-akhir ini (sering) diadakan kontes tunggal kicau anis. Artinya, kontes atau perlombaan kicau burung anis saja. Jenis burung lain tidak diikutsertakan. Justru kontes burung anis ini hadiah yang disediakan cukup memukau; dari pesawat televisi, sepeda motor, bahkan sampai uang jutaan rupiah.
Kelihaiannya berkicau dan keluwesannya ber-teler-ria bagi seekor burung anis, tidak dipelihara begitu saja. Ada pelatihan khusus dari sang "majikan" selain makanan yang tepat dan seimbang. Melatih burung anis agar dapat berkicau sembari teler bisa dilakukan secara bertahap. Jika dalam sehari, seminggu, sebulan, Anda belum berhasil, bersabarlah hingga dia mau bunyi dan teler. Sedangkan makanan kesukaan burung anis, Anda jangan pernah berhenti mencoba-coba berbagai jenis makanan. Jika ada yang bersedia yang mencarikan makanan itu dengan harga mahal sekalipun, cobalah makanan itu demi sang anis bisa berkicau dan teler.
Inilah puncak pemeliharaan burung anis; pandai berkicau dan luwes "berdansa". Jika warna khas kicaunya mungkin sulit diubah, maka variasi telernya bisa diperbanyak melalui latihan . Misalnya, kepala tidak hanya bergeleng di atas,tetapi bisa digoyang ke bagian bawah, bisa berputar, sayap mengepak, dan sebagainya. Jika burung anis sudah "jadi" begini, jangan heran apabila harganya mencapai ratusan juta rupiah. Lebih mahal dari sebuah motor baru, mobil, bahkan sekandang kerbau. Padahal daging seekor burung anis tidaklah seberapa. Inilah harga. Anda penasaran? Datanglah ke kios-kios barang yang saat ini "bejibun" di lingkungan Anda. Beli yang masih "bodong" (belum mempunyai kepandaian berkicau dan teler). Harganya masih berkisar ratusan ribu rupiah. Latihlah dan rawatlah sendiri hingga pandai berkicau dan teler. Jika telah pandai, ikutkan berbagai kontes; rebut semua hadiah yang disediakan panitia. Sekadar penghargaan, Anda akan kebanjiran piala atas kicau burung anis. Selamat mencoba memelihara burung anis.